SMK Arrohmaniyah Pamotan terletak di Jl. Raya Jatirogo Pamotan Dukuh Sridadi Desa Pamotan RT 1 RW 13, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. Lokasi ini berada di ruas jalur Lasem-Jatirogo. SMK Arrohmaniyah memiliki pondok pesantren yang satu atap pengelolaannya dengan SMK Arrohmaniyah, yaitu Pondok Pesantren Ma’hadul ‘Ulum Asy- Syar’iyah Arrohmaniyah. Letak SMK Arrohmaniyah berdekatan dengan Kantor Kecamatan Pamotan, Pasar Pamotan, Pasar Hewan Pamotan, RSU PKU Muhammadiyah, SMK Muhammadiyah Pamotan, Puskesmas Pamotan, Koramil Pamotan, Polsek Pamotan, Kantor Pos Pamotan, dan terdapat pula SMP N 1 Pamotan, serta MTs N 2 Rembang. Posisi geografis SMK Arrohmaniyah Pamotan terletak pada Lat -6.7617030 Long 111.488730.
Sebagai Sekolah yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Islam Al Istiqomah SMK Arrohmaniyah memiliki lingkungan Pendidikan islami yang kuat, sehingga kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan menyesuaikan dengan budaya Islam. Untuk itu sekolah yang memiliki siswa sejumlah 354 memilih enam hari sekolah dengan jam pulang sekolah yaitu 13.30 WIB sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah madrasah di sekitar sekolah yang dimulai pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan keagamaan yang telah dilakukan yaitu tadarus Bersama selama 30 menit sebelum pembelajaran dimulai.
SMK Arrohmaniyah memiliki tiga program keahlian yaitu Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Teknik Jaringan Komunikasi dan Telekomunikasi (TJKT), dan Teknik Otomotif. Dengan memiliki 3 program keahlian tersebut, diharapkan lulusan SMK Arrohmaniyah memiliki kemampuan di bidang teknologi digital, mahir dalam pemrograman dan logika komputasi, kompeten dalam merancang jaringan baik skala lokal maupun luas, menguasai teknologi terbaru, mampu menguasai sistem elektronik yang kompleks dan terintegrasi seperti sistem injeksi, sensor dan kendaraan listrik, mampu memasarkan produk teknologi ke lingkungan sekitar seperti aplikasi presensi digital dan pemasangan wifi di lingkungan sekitar.
Murid SMK Arrohmaniyah Pamotan berasal dari SMP dan MTs di wilayah Kabupaten Rembang, namun ada juga yang berasal dari luar kota mengingat mereka tinggal di pondok pesantren. Orang tua murid sebagian besar memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah dengan latar belakang pekerjaan beragam di antaranya petani, nelayan, sopir, pegawai pemerintahan, pegawai swasta maupun wiraswasta.